Tips Membuat dan Merawat Produk Rajutan Tahan Lama

Tips Membuat dan Merawat Produk Rajutan Tahan Lama

Saat ini produk-produk rajut memang banyak digunakan oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan selain fungsinya yang mampu menghangatkan, produk rajut ini memiliki aneka ragam bentuk yang unik dan menarik. Berbagai macam produk rajut yang sekarang ini dapat ditemukan misalnya jaket, baju hangat, cardigan, dan lainnya. Perlu diketahui bahwa produk ini dihasilkan dari proses merajut dengan menggunakan jarum dan benang rajut pilihan. Terdapat dua cara untuk membuat pakaian rajutan, yaitu melalui cara tradisional dan cara modern.

Dalam cara tradisional, proses merajut benang dilakukan dengan menggunakan tangan melalui metode rajutan yang bisa diperlajari, seperti metode knit dan renda. Dengan memakai teknik rajut dasar seperti tusukan dari arah atas dan tusukan dari arah bawah, seseorang dapat membuat sebuah karya rajutan. Sedangkan dalam cara modern, proses merajut benang dilakukan dengan menggunakan mesin, di mana perajut hanya perlu memastikan mesin perajut berjalan sesuai dengan pola desain yang diinginkan.

Akan tetapi meskipun dengan kemudahan dan kepraktisan yang dapat diperoleh menggunakan mesin, namun cara merajut dengan tradisional (tangan) masih banyak diminati. Hal tersebut dikarenakan dengan merajut menggunakan tangan, selain bisa memperoleh hasil rajutan yang lebih detail, perajut dapat merasakan pula sensasi yang diberikan saat merajut. Membuat rajutan dengan menggunakan cara tradisional juga tidak banyak menghabiskan biaya sebagaimana apabila menggunakan mesin.

Tetapi, untuk membuat sebuah karya rajutan dengan tangan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Untuk itu, simak tips berikut agar produk rajut tersebut dapat diproduksi dengan baik dan tahan lama. Tips pertama, kamu perlu mempersiapkan peralatan yang tepat untuk merajut. Beberapa alat yang dibutuhkan pada saat hendak melakukan proses rajutan adalah benang, jarum baik jarum rajut biasa maupun jarum dengan sisi ujung yang melengkung, penanda untuk tusukan, penghitung ukuran lapisan, dan alat ukur untuk rajutan. Sesuaikan ukuran benang dan jarum dengan pakaian rajut yang ingin kamu hasilkan.

Kemudian, pilihlah metode rajut yang kamu kuasai. Saat merajut, pastikan tangan kamu selalu lentur dan tidak kaku agar pola rajutan dapat terbentuk dengan baik dan rapi. Apabila ini adalah pengalaman pertamamu untuk merajut, sebaiknya pilih metode dan pola rajutan yang tidak begitu sulit (kompleks) dan membutuhkan banyak waktu untuk mengerjakannya. Hal ini mencegah agar kamu tidak merasa putus asa atau malas / bosan untuk menyelesaikannya.

Tips Merajut Agar Tahan Lama

Dengan mengikuti metode dan tips rajut yang tepat, kamu akan memperoleh produk rajut yang berkualitas baik. Akan tetapi pada kenyataannya banyak produk berkualitas yang pada akhirnya menjadi mudah rusak karena tidak dirawat dengan baik. Untuk itu, artikel ini juga akan memberikan tips dalam merawat produk rajut agar tahan lama.

Pertama, simpan produk rajut kamu dengan baik di lemari tanpa menggantungnya. Hal ini dikarenakan proses menggantung bisa meninggalkan sisa bentuk gantungan pada rajutan tersebut. Bahkan tak jarang gantungan justru akan tersangkut pada produk rajutan sehingga membuatnya rusak. Kemudian, cucilah produk rajutan tersebut menggunakan tangan. Gunakan detergen yang tepat untuk memelihara kualitas dari bahan benang yang digunakan untuk membuatnya.

Hindari penggunaan mesin cuci karena putaran yang terlalu keras saat mencuci produk ini dapat merusak pola rajutan. Terakhir, hindarkan produk rajut dari bahan-bahan yang memiliki sumber panas dalam waktu yang terlalu lama, seperti matahari dan seterika. Hal tersebut dapat membuat tekstur bahan pembuatan rajut menjadi tidak rapi dan halus. Dengan melakukan teknik perawatan sebagaimana yang telah dipaparkan, dapat dipastikan produk rajutmu dapat awet dan tahan lama. Selamat mencoba!

Share with your friends :