Tips Membuat Cardigan Rajut Berkonsep Vintage

Tips Membuat Cardigan Rajut Berkonsep Vintage

Akhir-akhir ini konsep vintage sangat diminati oleh masyarakat Indonesia terutama pada kalangan remaja. Vintage atau klasik merupakan sesuatu yang memiliki kecenderungan bermotif kuno. Maksudnya, jenis konsep ini akan mengacu pada model gaya yang sedang tren atau digemari pada zaman dahulu. Konsep vintage ini akan dikaitkan dengan hal yang unik atau lain dari pada yang lain sehingga membuat tren vintage ini menjadi berkembang di masyarakat.

Model vintage banyak dihubungkan pada bidang peralatan mebel serta mode pakaian. Dengan mengusung konsep klasik ini, aneka ragam peralatan mebel diproduksi dengan bentuk-bentuk yang memiliki banyak lengkungan dan ukiran, serta pemilihan warna-warna yang cenderung monokrom, kalem dan gelap. Bahkan peralatan mebel yang bertema klasik ini sering dipadupadankan untuk menjadi sebuah konsep desain interior dalam suatu ruangan yang indah.

Sedangkan dalam mode pakaian , konsep vintage akan diidentikkan pada jenis pakaian yang bermotif bintik-bintik (polkadot), bunga-bungaan, strips (garis-garis), serta polos. Pakaian vintage pada umumnya merujuk pada kesan feminim (kegadis-gadisan) dengan pilihan warna yang lebih kalem, biasanya didominasi warna pastel. Pakaian dengan konsep vintage kini sedang diidam-idamkan para anak muda untuk mengikuti gaya yang sedang berkembang.

Sebagian dari mereka akan berusaha mencari produk pakaian berkonsep vintage ini pada toko-toko yang menjualnya. Akan tetapi tak jarang, untuk memperoleh produk yang memiliki kualitas bagus, mereka harus mengeluarkan jumlah biaya yang tidak sedikit. Padahal biasanya para remaja yang notabenenya belum bekerja tidak dapat sembarang membeli barang.

Oleh karena itu, tak sedikit dari mereka yang berinisiatif untuk membuat sendiri jenis pakaian vintage yang ingin digunakan. Salah satu produk pakaian yang saat ini memiliki banyak peminat adalah cardigan. Cardigan sendiri merupakan sejenis baju hangat yang memiliki sisi depan terbuka, biasanya akan diberi penutup sebagai resleting maupun kancing.

Cardingan sangat digemari karena cenderung netral dan dapat dipadu padankan dengan jenis pakaian lain yang akan membuat penampilan lebih menarik. Apalagi jenis pakaian vintage yang memiliki konsep klasik, hal tersebut akan membuat pemakainya semakin terlihat lucu dan manis. Oleh karena itu, artikel ini akan memberikan tips untuk membuat cardigan rajut dengan konsep vintage yang difavoritkan banyak orang ini.

Tips Merajut Cardigan

Tips pertama saat hendak membuat pakaian cardigan adalah memilihan bahan pembuatan yang sesuai. Perlu diketahui bahwa tak seperti jenis pakaian hangat lainnya, cardigan memiliki tekstur yang cenderung lebih netral (tidak begitu digunakan untuk menghangatkan). Untuk itu alangkah lebih baik apabila perajut memilih untuk menggunakan jenis benang rajut yang tidak begitu tebal. Kemudian, ukuran jarum rajut tersebut akan disesuaikan dengan benang yang akan digunakan.

Lalu pilihlah metode rajut yang sesuai dengan motif pada cardigan yang diinginkan. Pada umumnya, untuk membuat cardigan akan digunakan metode knit maupun metode crochet atau renda. Setelah itu, agar konsep vintage semakin kental, gambarlah pola cardigan yang cenderung feminim. Perajut bisa memperoleh gambaran pola ini dari berbagai sumber. Selanjutnya tentukan juga warna benang yang digunakan pada warna-warna kalem agar kesan lugu dan unik bisa didapatkan.

Terakhir pastikan untuk membuat rajutan dari arah badan bawah baru menuju arah leher atas dengan ukuran sesuai yang dikehendaki. Apabila mengikuti tips berikut, cardigan dengan konsep vintage dapat dimiliki tanpa harus membeli dengan harga yang menguras kantong. Semoga informasi dalam artikel ini bermanfaat. Akhir kata, selamat mencoba!

Share with your friends :