Mengenal Teknik Rajut Purl dan Tips Mudah Memperlajarinya

tips merajut purl

Merajut adalah sebuah kegiatan di mana seseorang membuat aneka jenis simpul menggunakan benang dan peralatan rajut (terutama jarum) dengan teknik rajut tertentu. Kegiatan ini pada umumnya dilakukan untuk membuat suatu pakaian, syal, baju, selimut, kaus kaki, topi rajut dan jenis busana lainnya. Pada awal mulanya, rajut atau merajut dilaksanakan untuk menghasilkan produk sandang yang memiliki fungsi untuk melindungi diri dari hal-hal yang berbahaya.

Akan tetapi hingga kini tidak dapat dipastikan kapan dan di mana asal mula kegiatan rajut ini berasal dikarenakan banyaknya hasil-hasil rajutan yang telah terurai dan tidak dapat didefinisikan lagi. Saat ini, rajutan yang paling tua dan masih dapat dilihat terdapat di Mesir. Hasil rajut tersebut mempunyai bentuk sepasang kaus kaki yang dibuat dengan teknik rajutan berkompleksitas tinggi, yaitu teknik menjahit purl dan dipadukan dengan teknik menjahit nalbinding. Setelah dilakukan analisis, dinyatakan bahwa rajutan kaus kaki yang ada di Mesir ini telah dibuat semenjak sekitar abad ke sebelas. Dalam proses identifikasi, ditemukan fakta bahwa rajutan dalam kaus kaki ini diukur dengan penuh kehati-hatian dengan rancangan bentuk yang menunjukkan model jahitan colorwork serta sejumlah jatihan purl dalam tumit yang berbaris rendah.

tips merajut

Sampai sekarang ini, teknik merajut jahitan dengan purl masih dipakai. Rajutan purl merupakan sebuah teknik rajut di mana perajut akan melakukan tusukan jarum dari arah bawah menuju ke aerah atas. Dengan menggunakan teknik ini, perajut akan mendapatkan sebuah hasil rajutan yang memiliki tekstur sisi di mana tampak tidak halus.

Suatu rajutan yang dibuat dengan menggunakan teknik rajut dari arah bawah atau purl akan lebih timbul dan nampak. Hasil rajutan berteknik purl biasanya dikerjakan untuk membuat barang rajut yang membutuhkan layer atau lapisan, seperti baju hangat yang sangat tebal, serta tas, dompet dan taplak untuk meja yang membutuhkan motif semacam timbul. Teknik rajut dari arah bawah ini sangat umum untuk digunakan oleh para perajut tak terkecuali para pemula. Hal ini dikarenakan teknik purl ini termasuk dalam teknik dasar yang terhitung mudah untuk diikuti.

Untuk membuat rajutan dengan menggunakan teknik purl ini, perajut perlu menyisipkan sebuah tusukan dengan jarum dari arah kanan kemudian dilanjutkan dengan tusukan dari arah berikutnya yang diarahkan dari kanan menuju arah kiri. Lalu perajut butuh untuk memindahkan jarum yang ditusuk dari arah kiri menuju kanan.

tips rajutan purl

Akan tetapi teknik ini memerlukan ketelitian agar rajutan dari arah bawah ini dapat timbul dengan sisi setara (rata). Oleh karena itu, artikel ini akan memberitahukan bagi para perajut seputar tips untuk mempelajari teknik rajut dengan mudah. Pertama, saat sedang berlatih, pilihlah jenis jarum untuk merajut yang memiliki ukuran besar. Hal ini dikarenakan kamu bisa menjadi lebih gampang untuk mempelajari sebab kamu dapat mengontrol arah tusukan jarum dengan mudah.

Jarum ukuran besar cocok bagi pemula sehingga pola untuk rajutan dapat terkendali dengan sesuai. Apabila dirasa sudah cukup menguasai teknik arah dari bawah (purl) ini, kamu bisa beralih menggunakan tujukan jarum dengan ukuran agak kecil supaya mendapatkan pola jahitan yang lebih rapi. Kemudian pilihlah benang yang halus. Hal ini memungkinkan agar pada saat proses rajutan berlangsung, tusukan jarum akan lebih mudah untuk masuk. Terakhir, setelah kamu dapat menggunakan teknik rajutan purl dari arah bawah ini dengan baik, maka pelajari pola-pola rajutan yang menarik. Lakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak melukai kamu saat sedang merajut.

Baca : Model Celana Yang Dapat Dikenakan Oleh Wanita !

Share with your friends :