Mengenal Hasil Kreasi Rajut Unik Produksi Mesin


Di indonesia dengan cuaca tropis merbau masyarakatnya cenderung lebih memilih busana yang tipis dan nyaman digunakan. Tetapi dengan berkembangnya jaman dan teknologi, membuat Fashion luar negeri dengan mudah dinikmati oleh masyarakat Indonesia saat ini. Tak heran jika dunia Fashion tanah air banyak dipengaruhi oleh Fashion dari luar negeri. Apalagi sudah banyak fashion branded luar negeri yang sudah menjamur membuka outlet di Indonesia. Mode busana yang berkembang di akhir tahun 2017 didapatkan banyak mode busana musim dingin. Terutama pakaian berbahan rajut banyak  diminati oleh konsumen wanita. Bahan rajut yang halus dan terlihat elegan menjadi alasan utama. Sebelum memilih model  pakaian berbahan rajut, tidak ada salahnya jika kita mengenal bahan rajut yang unik dan proses pembuatannya. Merajut berbeda dengan menenun.  Sebagian besar pakaian yang dihasilkan industri tekstil adalah dengan cara menenun, tetapi ada juga garmen yang dihasilkan dengan cara merajut menggunakan tangan atau mesin.
Ada berbagai macam jenis cara merajut tergantung dari benda apa yang ingin dihasilkan.  Biasanya metode rajut dipakai untuk membuat pakaian yang bersifat menghangatkan seperti topi, sweater, cardigan, syal, dan kaus kaki. Ada beragam jenis jarum rajut yang juga bisa menghasilkan rajutan dengan bentuk yang berbeda-beda.  Kain rajut biasanya menggunakan wol sebagai bahan untuk menghasilkan kain, tetapi tidak selalu identik dengan wol karena ada juga kain rajut yang menggunakan kapas dan serat sintetis.  Kain rajut yang tebal tidak mudah mengerut bila dibandingkan dengan kain rajut yang tipis.  Biasanya baju jersey dibuat dengan menggunakan kain rajut. Proses rajut adalah pembuatan baju dari benang menjadi produk jadi. Produk jadi ini bisa berupa kain, baju, selendang, topi, dan lain-lain. Jaman dulu kita mengenal rajut itu merajut yang menggunakan tangan. Wanita jaman dulu rata-rata memahami teknik merajut, Namun sekarang ini, baju-baju rajut yang ada dipasaran diproduksi dengan menggunakan mesin. Rajut dengan mesin diberi istilah rajut datar atau ada juga yang disebut rajut bundar. Biasanya produk yang dihasilkan oleh rajut bundar ini, disebut juga bahan kaos. Oleh karena itu, bahan kaos adalah tipe jenis rajut bundar. Rajut bundar menggunakan benang yang lebih halus ketimbang rajut datar. Rajut datar cenderung menggunakan benang yang lebih besar. Jadi hasilnya kelihatan seperti lebih kasar daripada kaos. Bahan dipergunakanpun bermacam macam. Untuk rajut bundar (kaos) ada yang dari katun (cotton), polyester (panas), nylon, katun spandex, dan lain-lain. Untuk rajut datar bahan yang umum dipakai adalah katun (cotton), acrylic, casmilon, rayon, nylon.

Untuk produk rajut yang berbahan katun, itu yang paling nyaman dipakai dan mahal harganya. Karena bahan bakunya kapas harus di import. Acrylic (semi wol) adalah benang sintesis, panas kalo dipakai tapi murah harganya dan sangat umum dipakai di Indonesia. Begitu juga dengan casmilon, benang ini adalah benang acrylic tapi lebih lembut dari acrylic. Untuk rayon dan nylon jarang dipakai karena harga dan ukuran benang yang sangat halus. Kesimpulannya (ted/knitt) adalah proses pembuatan suatu produk bukan bahan. Nah bagaimana? Kreasi rajut yang unik bukan saja bahan rajut yang ditenun dengan benang wol. Tetapi dengan berkembangnya masa ke masa, hasil pakaian dengan bahan rajut sudah dibuat tidak menggunakan tangan lagi melainkan menggunakan mesin. Kualitas yang mau ditentukan juga tinggal menentukan dari benang yang akan digunakan. Semakin berkualitas benang yang digunakan, semakin nyaman saat digunakan. Jangan lupa tetap utamakan kenyamanan saat menggunakan produk mode busana saat ini.Lanjut baca artikel tentang belajar merajut <<

Share with your friends :