Mari Kenali Jenis dan Benang Rajutan

mengenal fashion rajut

Belakangan ini item fashion rajutan sangat tinggi peminatnya di masyarakat dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. Hal ini membuktikan bahwa item-item fashion rajut seperti sweater, cardigan, syal, tas dan lainnya merupakan item fashion yang universal karena dapat digunakan oleh siapa saja. Selain segmentasinya yang universal ternyata item fashion rajut pun sangat fleksibel digunakan kapan saja dan dimana saja karena baik digunakan ketika kegiatan formal maupun kegiatan nonformal item fashion rajut tetap dapat layak. Keterampilan memadukan item fashion rajut dengan pakaian yang hendak digunakan tentu saja mutlak diperlukan guna mendapatkan tampilan atau look yang bagus terutama bagi anda wanita yang sangat mengedepankan estetika dalam berbusana rajut.

Meski item fashion rajut sudah amat sangat populer belakangan ini tetapi ternyata belum banyak orang yang paham dan mengerti tentang jenis dan benang rajut itu sendiri. Padahal dengan paham dan mengerti tentang jenis serta benang rajut maka hal itu dapat membantu mendapatkan kualitas item fashion rajut yang baik. Untuk itulah artikel ini berusaha membantu anda memahami dan mengerti tentang jenis serta benang rajut secara umum. Untuk jenis-jenis rajutan sendiri dapat dilihat dalam deskripsi di bawah ini:

Rajutan Single Knit

Jenis rajutan yang pertama yakni single knit adalah jenis rajutan yang membutuhkan jarum double untuk merajutnya. Umumnya hasil rajutan dengan jenis yang satu ini tidak bisa dibolak-balik sehingga hanya akan menghasilkan satu sisi tampilan saja. Hasil rajutan jenis ini pun cenderung kurang lentur namun rapat. Penggunaan yang umum menggunakan jenis single knit ini yaitu membuat kaus rajut.

Rajutan Double Knit

Jenis rajutan yang selanjutnya yaitu rajutan double knit dimana keunggulan dari jenis rajutan yang satu ini adalah hasilnya yang dapat dibolak-balik karena memiliki dua tampilan sisi. Selain itu biasnya jenis rajutan ini memiliki corak-corak yang sangat menarik. Rajutan double knit ini dapat memiliki hasil yang lembut, kenyal, serta lentur sehingga memudahkan penggunanya untuk menggunakannya. Penggunaan yang umum untuk jenis rajutan yang satu ini adalah untuk pakaian bayi dan anak-anak karena meskipun menghangatkan tetapi tidak membuat anak kegerahan karena panas.

Rajutan Striper

Jenis rajutan yang terakhir ini biasa juga disebut dengan jenis rajutan Yarndye dimana jenis rajuta in memiliki ciri khas yaitu penggunaan benang berwarna yang dikombinasikan sedemikian rupa. Seperti halnya rajutan single knit ternyata rajutan striper atau Yarndye ini tidak dapat dibolak-balik karena hanya memiliki satu tampilan sisi. Jenis rajutan yang satu ini sangat fleksibel digunakan karena kerap digunakan untuk membuat kaus, sweater dan lain sebagainya.

jenis benang rajutan

Sedangkan untuk benang rajutan sendiri dapat anda lihat di deskripsi di bawah ini untuk mengenalinya, yaitu sebagai berikut:

  • Wol besar : Ciri khas dari benang yang satu ini jelas yaitu diameternya yang sangat besar dibandingkan dengan benang lainnya yaitu berikisar mulai dari 2 hingga 3 milimeter. Umumnya benang yang satu ini digunakan ketika membuat syal rajut karena mampu menghangatkan.
  • Wol lokal : Sesuai namanya wol lokal ini memang produksi lokal, untuk tampilannya sendiri cenderung sama dengan wol besar meskipun tampak sedikit lebih kecil diameternya. Benang yang satu ini pun kerap digunakan sebagai pembuat item fashion penghangat seperti syal dan sweater.
  • Katun : Benang katun tentu sudah tidak asing lagi di telinga anda, bahan yang satu ini memiliki kelembutan sehingga kerap digunakan untuk beberapa item fashion. Meski begitu barang rajut dengan benang katun ini kurang bisa menghangatkan.

Baca juga : Tips Merawat Item Fashion Rajut !

Share with your friends :